Akhirnya aku mengerti

Sekarang aku mengerti ,,,
Bakat alamiah tidak akan pernah bisa di kalahkan oleh kerja keras,,
Sejauh ini aku adalah seorang pekerja keras,, aku selalu berjuang untuk apa yg aku mau. Aku bukan seorang yg jago gambar tapi lambat laun aku bisa lihat kalau gambar-gambar ku cukup bagus meski hanya dalam kata "cukup" ya, aku tak akan pernah bisa mengalahkan seseorang yg berbakat yang di usia muda bisa membuat maha karya yang luar biasa ,,

Lalu kemudian aku mencoba menulis. Tulisan-tulisanku tak bermutu. Aku tak pernah berbakat menulis,, mereka yg berusia lebih muda dariku bahkan mampu menulis jauh lebih baik di banding aku. .

Apa yang aku bisa??
Kau tahu? Aku bahkan pernah sangat ingin bisa bahasa arab,, meski sudah belajar bahasa arab susah payah aku tetap tidak bisa. Buku-buku yg ku pelajari tak bisa aku fahami..

Tak ada yang bisa aku lakukan ,,
aku tak berbakat,, aku hanya seorang pemimpi..

Dan terakhir aku sadar, memiliki mu pun hanya akan menjadi mimpi.. Sekeras apa pun aku berjuang untuk bisa melampauimu aku tak kan bisa.. Karena kau terlahir sebagai bintang dilangit sedang aku hanya batu kecil di bumi,, engkau berkelip indah di langit sedang aku hanya mampu merendah di bumi.

Assalamualaikum sista,,

Seorang muslim yang baik akan senantiasa bahagia jika melihat muslim yang lainnya bahagia,, selalu mendoakan yang terbaik untuk kebahagiaan saudara seagamanya,, tidak pernah dengki, selalu berbaik sangka dan menjaga tutur kata,,
Salam ukhuwah islamiyah,, ^^

Lelah

Marah,,, ya, aku ingin marah,,,
Tapi,, pada siapa???
Satu-satunya orang yang harus di salahkan atas segala kemalangan di hidupku adalah diriku sendiri,,,

Aku lelah,,,
Aku lelah menyalahkan diriku sendiri..
Aku juga lelah menjalani hari-hari..

Mari kita akhiri saja

Aku kesakitan,,
Tak mampu mengisi rongga di rusukmu,,
Sesak ini,, tidak kah kau juga merasakannya??
Aku hampir mati karenanya dan kau pun terluka karena terlalu memaksa,,
Jika memang tak bisa harusnya menyerah saja.
Aku bisa fahami bila kau yg mengatakannya,,
Memaksa hanya akan membuat kita tersiksa.
Jadi...
Mari kita akhiri saja,,

Quotes Rakudai kishi no cavalary

Apa kau frustasi nak, karena kau adalah yang terlemah?
Kalau begitu, jaga perasaan itu, itu bukti bahwa kau belum menyerah pada dirimu sendiri,,,
Dengar nak!
Jangan menyerah sambil mengatakan kau hidup dengan caramu.
Jangan jadi pria yang membosankan seperti itu.
Jika kau punya semangat untuk tidak menyerah, kau bisa jadi apapun yang kau mau.
Kita adalah mahluk hidup yang tak bersayap, tapi masih bisa sampai ke bulan.

Samurai Ryoma

Karena terkadang pilihan terbaik adalah menerima,,,

Menerima?,,
Nyatanya tak semudah yg dibayangkan,, padahal apa susah nya menerima disaat banyak orang yg berharap akan sebuah pemberian, kamu yg hanya perlu diam tanpa harus bersusah payah, tanpa harus mencari lalu kemudian diberi. It's so simple..

Let's think for a minute,, menerima pemberian dari Allah,, entah itu rupa, entah itu ahlak, entah itu harta, tahta atau cinta,,,

Berfikir sejenak betapa Allah telah memberikanmu semua yg kamu butuhkan.
Kamu pintar, di anugerahi segudang bakat, di berkati paras yg lumayan dan yg terpenting rasa cinta pada Allah. Tidak kah itu semua anugerah??
"Fabiayyi alai'robikumatukadzziban" maka nikmat Tuhan mana yg engkau dustakan?
Di dunia ini tidak ada yg sempurna bukan??? Kamu tidak mungkin jadi sempurna apalagi berharap kesempurnaan,, tidak kah sempurna itu hanya milik Allah?

Barangkali kamu hanya lupa bersyukur saja. Benar apa kata Dewi Lestari "terkadang pilihan terbaik adalah menerima" . ya, menerima segala nikmat yg sudah di berikan Allah. Meski kecil di matamu, tak berharga bagimu. Barangkali itu adalah anugerah terindah yg pernah kamu miliki yg tak mungkin orang lain bisa capai dan hanya untuk kamu Allah menganugerahkannya.

Cobalah pejamkan matamu dengan penuh kesyukuran kemudian tarik nafas dalam dan hembuskan perlahan ,, tersenyumlah, karena terkadang senyum mampu melerai cobaan,, 😊

Selamat Ulang Tahun Eliz,, Apa kabar 1/4 abad ?

Selamat ulang tahun Eliz,,
Ada banyak hal yg belum tercapai di seperempat abad ini bukan? Terlebih perihal jodoh,,
Sudah begitu karir pun masih belum jelas , ,
Tapi sudahlah, berhenti memikirkan pencapaian, , toh kamu sudah berjuang sejauh ini.
Lalu apa harapanmu di seperempat abad ini?? Menikah?? Aku tahu kamu ingin menikah di usia 25 sama seperti rasulullah ketika menikahi siti khadijah, tapi apa mau dikata tahun ini pun kamu masih harus merayakan ulangtahunmu sendirian.

Ada banyak hal yang harus kamu syukuri. Beberapa teman kamu bahkan sudah ada yg meninggalkan dunia ini. Di sisa usiamu ini semoga kamu bisa jadi manusia yang bermanfaat, bisa jadi hamba Allah yg bertakwa.
Pengharapan-pengharapan mu,, semoga Allah memudahkan jalannya dan mengabulkannya.

Allah selalu punya rencana yg indah, Allah mencinta hamba-Nya , maka cukup lah Allah sebagai pelindungmu dan Allah adalah sebaik-baik penolong.

Jadi jangan sedih lagi. Di dunia ini tak ada yg abadi. Bahkan kesedihanmu juga, semua akan mati dan berganti dengan kehidupan akhirat nanti. .

Selamat ulang tahun eliz, barakallahu fi umrik,, otanjoubi omedetou ,, wish u all the best,, Aku mencintaimu karena Allah,, mari bersama-sam berjalan mencapai kerhidhoan-Nya. ❤

Dari dirimu sendiri.❤

Hakikat Cinta..

Wahai Rabb,,
Di sepertiga malam ini aku bermunajah kepadamu. Ada banyak hal yang begitu ingin aku ceritakan. Aku tahu bahwa Engkau maha tahu namun izinkanlah aku becerita agar hilang segala duka lara yang telah sekian lama mendera.

Rabb.. Akhir - akhir ini ada beberapa orang yang mendekatiku. Mereka datang menawarkan cinta ke padaku. Kau tahu bukan, sejauh ini aku tak begitu mengerti akan cinta. Yang aku tahu cinta adalah Allah, Aku mencintaiMu wahai Allah, cukup bagiku Allah dan Engkau adalah sebaik-baik penolong.

Tapi yaa Rabb,, Aku harus apa?? Aku manusia, biasa. Aku ingin menikah. Dan bukankah Engkau menciptakan segala yang ada di muka bumi ini berpasang-pasangan? Tidak kah Engkau telah menciptakan pasanganku juga di belahan bumi yang sama? 

Wahai Allah, entah berapa banyak doa yang ku panjatkan agar Engkau menjodohkanku dengan laki-laki yg mencintaiku kerenaMu. Barangkali laki-laki itu sudah langka. Atau ini hanya persepsiku saja, alasan bahwa sebenarnya aku sudah cukup lelah untuk berdoa.

Ya Rabb,, tidaklah sedikit pun aku ragu akan janjiMu bahwa jika aku meminta kepadaMu niscaya Engkau akan mengabulkannya. Maka berilah aku kesabaran untuk menjaga hati ini agar tetap memegang teguh syariat - syariatMu. Agar ketakutan ku akan jodoh tidak menjadi bumerang hingga melalaikan ku dan membawaku pada lembah - lembah kemaksiatan.

Ya Rabb ,, Apa-apa yang baik menurutku belum tentu baik di hadapanMu, maka Wahai Allah berilah aku keikhlasan ketika tiba waktunya aku harus melepaskan. sungguh aku percaya pilihanMu pasti jauh lebih baik. dan aku percaya bahwa wanita-wanita yang baik akan kau pasangkan dengan laki-laki yang baik juga.

Ya Rabb,, ini hanya masalah waktu. perkenankanlah hajatku, kabulkanlah doa ku. mudahkanlah segala urusanku, sabarkan hatiku, baikkanlah Agama serta ketakwaanku dan ampunilah dosaku. Engkaulah sang maha cinta, tambatkanlah cinta pada laki-laki yang kau cinta agar ia mencintaiku hanya karena cintanya kepadaMu.  Aamiin...

Selamat Tinggal

Dan barangkali lebih baik seperti ini,, 
Kau dengan duniamu dan aku pada duniaku,,,
Aku telah buat kamu kecewa berulang-ulang kali dan berulang kali juga kamu telah mencoba untuk kembali,,,
Tapi saat ini aku sadar, ini terakhir kalinya kau mau menerima sakit yg kubuat..
Kesalahanku terlalu fatal ..
Kau mati rasa, berlalu tanpa mengucapkan perpisahan lebih dulu,,,,

Hujan

Diluar hujan belum juga reda,,,
Kudengar rintiknya riuh tapi di sini di dalam hatiku rasanya sepi...

Suara katak-katak bersahutan begitupun dengan jangkrik-jangkrik itu, tampaknya malam ini mereka sedang berbahagia.

Dingin, hujan yang turun sejak malam kemarin mungkin jadi penyebabnya.
Ah' tak apa,, aku suka udara dingin setidaknya aku tak perlu menyalakan kipas angin dan biaya listrik pun bisa jadi lebih minim ,,,

Apa kau tahu??
Ada waktu-waktu mustajab dimana doa yang di panjatkan akan segera di kabulkan Tuhan. Dan salah satunya adalah saat turunnya hujan???

Itulah mengapa aku selalu menyukai hujan,, aku menyukai riuh rintiknya. Aku menyukai hembusan anginnya dan aku menyukai warna segar pada dedaunan yang basah karenanya. Barangkali katak dan jangkrik yang bersahutan itu pun sebenarnya sedang bermunajat memuji keagungan Tuhan.

Maha suci Allah, Tiada Tuhan yang patut di sembah kecuali Allah,,
Puji syukur bagi Allah yang telah menurunkan hujan dan menjadikannya kebaikan.

Cinta

Apa boleh dikata, di satu sisi kau tak pernah menganggapku ada,,,
Di sisi lain ,, hadirmu yang begitu nyata aku anggap sebagai cinta,,,

Tidak !! Ini adalah derita,,
Semua yang kau katakan hanyalah dusta, tak pernah kusangka kau pandai sekali bermain kata,,,
Hampir saja aku terjatuh,, tidak bukan jatuh,, aku terhuyung,, terperosok pada lubang derita yang kusebut cinta hingga membuatku menutup mata,,,

Adil

Entah mana yang di sebut adil, meninggalkan atau di tinggalkan???
Mana yang lebih sakit???
Sama halnya seperti melukai atau di lukai???
Mana yang lebih menyisakan luka???

Keduanya sama adil jika kau berada pada sudut pandang yang berbeda,, di- atau me- ??? 
Ah' apalah guna aku merancau???
Bukankah adil itu adalah sifatnya Allah??? Hak Allah untuk adil. Sedang manusia??? Adil adalah ketika manusia sanggup menerima.

Sudah ku duga

Aku ingin bertanya pada semua pria yang ketika bertemu denganku mereka justru
Malah menolak aku,,
Haha,, apa seburuk itu rupaku??? Oiya aku lupa,, barangkali aku memang buruk rupa,,
Semua foto di instagram dan facebook hanyalah rekaan semata..

Dear November,,,
Aku ingin jatuh cinta, tapi semua yang terjadi selalu saja sama,, saat berjumpa barangkali para pria itu terluka,,
Ya, terluka karena rupa ku tak seindah yang mereka terka,,,

Tentang Hati

Aku benar-benar tak mengerti tentang hati,,,

Tentang perasaan yg tumbuh kemudian mati hingga menjadikannya tak berarti,,

Ku tahu kau tahu bahwa aku tak pernah bisa membuka hati,,

Aku butuh bukti ,,

Bukan hanya sekedar janji bahwa kau rela mati,,,

Jika Ragu

Kita baru saja memutuskan menempuh jalan yg terjal nan berliku ,,
Kau tahu?
Aku ragu,,
Dan aku pun tahu!
Kau juga ragu,,
Kita sama-sama ragu ..
Semuanya begitu ambigu,,

Ah' tidak kah lebih baik kita urungkan saja,,,
Barangkali kau punya jalan lain yg lebih mudah ,,
Dan aku punya pilihan lain yg kurasa lebih indah,,

Api

Barangkali benar,,, cinta itu adalah api,, jika kau berani bermain api maka kau harus berani menanggung konsenkuesinya,,,
Bisa saja dia menjadi teman ,, menghangatkan saat kau benar-benar larut dalam kesepian,,,
Namun dia pun sanggup membakar, melahapmu, menderu menjadikanmu abu...

Menerima

Barangkali kau sempat berfikir,, sudah berjalan sejauh ini tapi belum juga menemukan apa yang kau cari,,
Kau masih merasa gamang,, hati mu bimbang,,
Padahal kenyataannya yang kau miliki saat ini adalah cukup,,
Barangkali kau hanya harus menerima  tanpa perlu mengeluh,,
Barangkali kau hanya harus menerima segala keadaan yang ada,,
Barangkali kau hanya perlu sejenak melihat ke sekelilingmu bahwa di sana ada banyak hal - hal indah yg kau lewati tapi berlalu begitu saja karena kau terlalu fokus menatap ke satu arah,,

Kumohon November

Entah berapa banyak gambar yg ku buat,, entah berapa banyak aksara yg ku rangkai,,,kepedihan ku tak juga berkurang,,,
Wahai november,, engkaulah bulan dimana harapanku di mulai,,,

Kumohon,,,
Jangan biarkan luka ku menganga lagi,,,
Kumohon,,
Jangan biarkan deritaku mendera lagi ,,
Kumohon,,,
Jangan biarkan airmataku berderai lagi,,
Kumohon jangan,,

Aku sudah cukup lelah untuk melangkah,,
Aku sudah cukup jenuh pada detikan waktu yg kian membunuh,,,
Aku sudah cukup tersiksa dengan pedih yg kurasa,,,

Untuk kali ini saja,, kumohon berbaik hatilah,,
Berilah aku pangeran yg membawakanku kebahagiaan agar bisa ku hidupkan lagi semua impian,,

Bagaimana?

Bagaimana??
Bagaimana bisa aku terus menerus terpuruk begini,,,
Bahkan saat ini semua orang sudah mulai mengkhawatirkanku,,,
Kapan aku menikah?,
Bagaimana dengan karirku?
Bagaimana masa depanku?
Aku Tahu,, masa depan itu urusan Allah,,
Aku hanya tidak tahu bagaimana cara mendapatkan masa depan itu sendiri...

Halo Senin, Hari Ini Aku Takut...

Dear ,, sudah pukul 1:10 pagi, artinya sekarang sudah hari senin, entah apa yang akan terjadi. Sejujurnya saya takut menghadapi hari ini. .

Semua berawal dari kerjaan di bagian packing yang berkurang,, semua jadi rebutan kerjaan. . dan saat saya beruntung sudah dapat kerjaan. Teman saya justru menyuruh saya keluar dari kelompoknya. Katanya kerja saya lambat.
Ya, saya akui kerja saya lambat. . entahlah biasanya saya kerja nya cepat tapi saat ini jemari saya sedang masa pemulihan dari iritasi alkohol beberapa hari yang lalu. Jemari saya penuh luka dan mengelupas jadi saya pakaikan banyak hansaplast. . rasanya perih. . bukan. Bukan hanya jemari saya yang terasa perih tapi juga hati saya. Sejak kejadian itu kepala regu saya jadi unrespect sama saya. Dan saya jadi merasa tak berguna di hadapan semua orang di pabrik. Rasanya sedih. Ingin sekali resign saat itu juga. Tapi cari kerja kan susah. Walaupun gajinya kecil kerjaan ini cukup membantu untuk memberi uang bulanan untuk ibu saya. Ya. Cuma ini yang bisa saya lakukan untuk membuat ibu saya "sedikit bahagia".

Menghadapi situasi di pabrik saat ini saya benar-benar takut. Entah apa yang akan terjadi. . andai isu tentang pemindahan kebagian lain benar-benar dilakukan. Saya ingin segera pindah saja. Meski kerjaannya akan semakin berat setidaknya itu lebih baik dibanding menjadi tidak berguna di tempat yang sekarang. .

Teruntuk Diriku, Bersabarlah...

Dan salah satu hal yg paling aku benci di dunia ini adalah melihat mu menangis,,
Kalau saja aku di beri satu kesempatan untuk mengajukan sebuah permohonan maka hal yg paling pertama akan aku pinta agar kau menghentikan kebiasaan buruk mu itu. .

Aku tahu kalau kau itu bodoh, kadang ceroboh, kadang payah, kau tak pintar berkata-kata. Lambat, suka menyendiri dan aneh. Kamu selalu saja di rundung kemalangan. Aku tahu itu. Seolah nasib sial amat senang mengerumuni mu.

Tapi tidak kah bisa kau menahan buliran air mata itu agar tak berderai di pipimu? Terlebih di hadapan mereka, ya! mereka, orang-orang yang selalu menyalahkanmu. Orang-orang yang kau anggap jahat dan suka menginjak nginjak harga dirimu. Orang - orang yang kau anggap menjijikan padahal kau tak pernah tahu kebenarannya. .

Mungkin saja kau yang jahat. Mungkin saja kau yang egois dan suka menginjak-injak. Mungkin saja kau yang menjijikan. Atau mungkin kau hanya terlalu bodoh untuk paham arti dari sebuah kebenaran. . . ???

Kau tahu betul yang kau lakukan adalah agar tidak menyakiti mereka. . tapi lihatlah kebenarannya. Apa mereka senang? Apa mereka berterimakasih? Apa mereka mengerti kalau kau tak pernah punya niatan menyakiti?
Tidak!!!
Mereka tak akan pernah menerima mu. .
Kecuali kamu mati.

Apa kau pernah dengar hukum rimba??,,
Dimangsa atau memangsa. Jika kau tak bertindak jahat pada orang lain maka yang lain akan menjahati mu..

Mana yang lebih baik bagimu? Aku tahu hatimu itu baik. mana bisa kau menjahati yang lain . Bahkan demi yang lain bahagia, mati pun kamu rela.

Tapi ini kehidupan . .
menjadi baik tidak melulu harus berwarna putih. . terkadang kau perlu menyesuaikan banyak warna agar menjadi simfoni warna yang indah.

Jika menjadi putih adalah sebuah pilihan maka jangan biarkan hati mu menghitam karena kesedihan. .
Bersabarlah, kuatkan hatimu. Tetaplah optimis dan jangan menangis. .
Aku disini akan senantiasa mendoakan kebaikanmu. .
Teruntuk diriku sendiri. Bersabarlah, jika disana tidak ada yang mencintaimu. Maka disini aku yang akan melakukannya. .

Angin

Apakah kau menganut filosofi angin???
Hadirmu begitu ku butuhkan..
Dengan mu aku bernafas dan karenamu jantungku mampu berdetak,,,
Hembusanmu lembut ku sambut,,,
Namun tiba-tiba kau berubah jadi topan mengerikan...
Menghancurkan semua harapan yg aku dambakan.. 
Tidak kah kau mengerti sejauh apa rasa yg telah terpatri di sanubari hati???
Bahkan ku fikir tanpamu aku akan mati..

Hatiku luluh lantak ,,,
Dan kau yang telah memporakporandakannya...

Sekarang mana tanggung jawabmu?..
Ah' aku lupa ,, engkau adalah angin,,,
Datang dengan sopan lalu tanpa ku sadar kau menjelma menjadi topan..
Datang hilang dan terbang,,,

Akulah kesatrianya

Ku fikir kau akan mencinta, namun ternyata kau hanya iba.
Aku adalah seorang melankolis akut. Tak ada sehari pun yg terlewat tanpa air mata. Aku suka menangis. Ya. Menangis seolah menjadi candu. Bagiku sedikit banyak air mata mampu melerai cobaan.

Cengeng,,, !!! Katamu  aku begitu.
Dari situ aku tahu. Kau tidak pernah benar-benar mengenal aku. Lalu bagaimana bisa cinta? Sedang mengenalku pun kamu tidak?? Kamu sama saja dengan yg lain.. Ya, sama. Kalian semua sama saja.

Tidak kah kamu dan mereka tahu kalau aku bukanlah gadis yg cengeng..
Air mata ku adalah peluru ketika cobaan kian memburu. Air mataku adalah asa ketika hati mulai mati rasa.
Aku mandiri. Aku bisa hidup sendiri, tanpa pangeran atau kuda putihnya. Tanpa perlu berhayal akan peri dan sihir sihirnya.
Akulah kesatrianya.
Akulah kesatria wanita yg akan dengan gagah berdiri menantang hari.
Jangan,,,
Jangan pernah melihat jika hanya kau gunakan mata mu itu. Gunakanlah hatimu dan kau akan tahu bahwa aku lebih kuat dari apa yg terlihat.

And I will become stronger,,,

Luka,,


Mataku melihat tapi  tak mampu mengirim sinyal apapun pada otak,,,
Tubuhku terasa kaku,,,
Pikiranku seolah membeku,,,
Imajinasiku menerawang sembarang,,
Kali ini aku butuh lebih dari sekedar resolusi atau sebuah rasionalisasi,,
Aku butuh keajaiban,,
Aku butuh Tuhan,,,

Kerja di Pabrik pensil

Dear my bloggy,,,
Besok hari senin,, entahlah,, rasanya gak semangat untuk kerja. Akhir-akhir ini aku kesulitan dapat teman. :(
Kau tahu bukan kalau aku memang punya masalah soal komunikasi.
Aku juga tidak tahu kenapa bisa sesulit ini. Aku fikir sendirian itu menyenangkan. Punya teman itu ribet,,, tapi terlihat sendirian dan menyedihkan itu menyebalkan. . aku tidak suka melihat orang menatap iba kearahku hanya karena aku terlihat tak punya teman. Lalu aku harus bagaimana sekarang? Rasanya sakit. .

Surat Untuk Diriku Sendiri: Kali Ini Kita Berjuang Agar Jauh LebihBaik Lagi?

Halo, diriku sendiri…

Aku harap kamu dalam keadaan baik dan sehat-sehat saja ya.
Hari demi hari sekarang terasa berlalu begitu cepat.
Bahkan kadang akupun sampai lupa menyapamu walau hanya sebentar.
Meskipun aku berlaku seperti itu, aku tahu kamu tetap saja sabar.

Baiklah.. Suratku kali ini tidak akan begitu panjang.
Karena aku ingin kamu segera membacanya sekarang.
Mungkin kamu belum begitu paham maksudku, tapi aku tahu kamu merasa terluka akibat perlakuanku.

Sekarang yang kubayangkan, kamu pasti sudah sering merengut. Bagaimana tidak, karena tiada hari yang kulalui tanpa bersungut-sungut. Seakan rasa syukur tak pernah terlintas di benakku. Sulit sekali bagiku menghargai artinya kesuksesanmu. Karena sukses bagiku adalah bisa membeli semua hal yang aku mau. Sukses bagiku adalah jadi orang yang nomor satu. Tapi kenapa kesuksesan itu tak kunjung datang padamu ?

Ketika aku ingin makanan yang mewah, kenapa kamu hanya bisa memberiku yang murah ? Ketika aku ingin pakaian yang indah berkelas, kenapa kamu hanya mampu membelikanku pakaian bermodel lawas ? Aku ingin seperti mereka yang katanya memiliki kebebasan finansial. Bukan seperti kamu yang terus-terusan sial.

Ya ampun.. Aku selalu menyalahkan dan protes padamu. Pasti ini sangat menyakitimu..

Diriku, aku harap kamu masih membukakan pintu maafmu untukku. Karena itu hanya penggalan kisah lama yang dulu. Sekarang aku mau membuka lembaran hidup yang baru. Aku mau jadi manusia yang terus bersyukur. Mau menghargai setiap pencapaian kecil yang kamu lakukan. Mau berterima-kasih untuk semua hal yang telah diberikan padamu.

Sekalipun kamu sekarang bukan jadi orang yang nomor satu, toh kamu masih dilengkapi dengan akal sehat yang belum buntu. Kamu masih bisa terus berpikir dan belajar dari tiap kesalahanmu.

Meskipun kita belum mampu membeli makanan restoran bintang lima, toh kita masih bisa menikmati makanan jajaan kaki lima. Toh kita masih bisa makan. Toh kita masih punya tempat tinggal. Toh hidup kita masih berkecukupan. Sungguh, nikmat Tuhan mana lagi yang mau kudustakan ?

Diriku,

mungkin selama ini aku hanya mendengar, tapi tidak mendengarkan. Karena ambisiku semata untuk menyelesaikan tugas, aku jadi sering tidak menggagas. Ya, menggagas peringatan-peringatan yang sebelumnya telah kamu berikan.

Kamu sudah memberi tahuku kalau kamu kelelahan. Tapi aku masih saja mengajakmu begadang semalaman. Kadang juga kamu sudah memberi signal kalau kamu butuh segera makan. Tapi aku masih saja berkata sebentar. Ketika kamupun sudah pasrah dan menyerah di tempat tidur, aku bahkan masih menganggapnya lumrah. Bagiku yang utama hanya mengerjakan apa yang harus segera kuselesaikan.

Oh Tuhan, tak terbayang betapa teganya aku padamu waktu itu.

Sebaik-baiknya manusia, menurutku selama ini kamu yang paling berjasa. Karena kamulah yang pertama jadi teman dalam asa mengejar cita dan cinta. Sejak kutuliskan surat ini, aku sungguh berniat tak akan lagi memaksa.

Janjiku padamu, ketika kamu bilang kamu tak kuat, aku akan bergegas istirahat. Ketika tiba waktunya makan, akan segera kuberikan. Ketika di ujung hari kamu sudah terlalu lelah, aku pasti akan segera rebah.

Yang kuminta, kamu selalu sehat-sehat saja, agar kita tetap bisa terus bekerja-sama. Sekarang ijinkan aku untuk lebih mendengarkanmu ya.

Terima kasih diriku. Kamu sudah mau membaca suratku untukmu. Semoga masih ada kesempatan ya.. Untuk kita menjadi manusia yang lebih baik lagi dari hari ke hari. Sekali lagi, terima kasih..

Diary 01

Hari ini rasanya perih berkecamuk di dada,,
Banyak hal ku fikirkan, mulai dari karir yang berjalan di tempat, kisah cinta yang remuk redam sampai psikologis yang sulit di kendalikan. 
Aku selalu bercerita tentang entah, entah yang selalu tak pernah bisa aku temukan jawabanya,
Ketika yang lain sudah sibuk membahas rencana jangka panjang sedang aku masih harus memutar balik ke belakang..

Nemu di gugel

Sifatmu yang terlalu baik membuatmu tidak bisa berkata tidak, cenderung menghindari konflik dengan menyembunyikan ketidak setujuan, dan selalu mendahulukan orang lain meski itu harus mengorbankan dirimu sendiri. Sifat yang seperti ini membuat orang akan menggampangkanmu, karena mereka tahu bahwa apapun yang kamu terima, kamu akan selalu tersenyum gembira.

Petikan ini nemu dari gugel,, pas baca rasanya nyesek,,   :'(

Yang terlewatkan

Dear,,, banyak hal yang sudah terlewati. .
Sekarang aku ada dimana?,, entah. .
Terus-terusan mengejar yang menjauh. . .
Sedang usia ku semakin tua. .

Tidak semua hal harus berjalan sesuai keinginanku bukan?
Banyak hal yang tak sama dengan ingin ku..
Kenapa aku kesal?
Kenapa aku harus kesal?
Bukankah akan lebih baik kalau tidak merasakan apa-apa saja sekalian.
Bahagia itu apa?,, harus sedih yang bagaimana agar bahagia?

Sebentar lagi akan menginjak 25 tahun. .
Itu usiaku,, seperempat abad tanpa tahu apa itu dicintai dan mencintai..

Apa aku satu-satunya gadis yang merasakan ini? Aku harap ini bukan kutukan. Sementara di satu sisi aku merasa jadi gadis yang paling malang sedang mungkin kah di luar sana ada orang yang ingin ada di posisi ku??
Ah' mana mungkin. .

Bertahan

Beberapa saat lamanya aku seperti zombie yang berjalan tanpa nyawa. Semua aktivitas kujalani hanya karena butuh saja — bukan karena ingin melakukannya.

Tapi keadaan membuatku bertahan di tengah keterbatasan. Aku memang pernah remuk redam, tapi kini kubuktikan — aku bertahan.

Batasan

Dan pada akhirnya aku hanyalah orang lemah yang berlagak kuat,,,
Jangankan melampaui mu, melampaui batasanku saja aku tak mampu. . .

Pria Bermata Teduh

Deary my blog...

Tiba-tiba saja jadi teringat pada seorang pria bermata teduh yang aku temui kala itu, aku sudah lupa wajahnya, aku hanya ingat kalau dia bersikap aneh di depanku. . . sikapnya aneh tapi aku suka,, andai waktu mempertemukan kami sedikit lebih lama, ya, aku ingin waktu mentoleransi ku. . membiarkan kami bercakap-cakap lebih lama lagi, membiarkan kami sedikit lebih mengenal. .
Sebentar saja,,,
Aku ingin mengenalnya...

Aku tahu dia tertarik kepadaku. Aku yakin. Amat yakin. Tidak, ini pasti bukan perasaan ku saja. . karena aku bisa membacanya, membaca dari tatapan mata teduhnya. Tatapan yang selalu aku nanti kehadiranya. Tatapan dingin tapi menghangatkan. . tatapan yang menjadi candu hingga aku merindu.

Dia dingin . . Entah kenapa aku selalu suka cowok dingin. . . melihat laki-laki yang sedih dan kesepian seperti itu rasanya ingin sekali selalu menghiburnya.. Pasti menyenangkan kalau bisa buat orang seperti dia tersenyum. . .

Aku senang kalau bisa menolong orang, meski pada kenyataannya aku lebih butuh di tolong . . aku lebih butuh senyuman itu. Ah' peduli apa dengan senyumanku. . melihat orang lain bahagia aku pun pasti bahagia.

Munafik?
Hahaha,,,  "munafik" yah!! Apa perasaan seperti ini munafik namanya atau ini hanya sekedar naif belaka.

02

Dear my blogy,,,

Kadang rasanya aneh,,,
Kenapa yah hatiku selalu saja merasa sesak??? Apa karena aku kurang syukur??

Kadang rasanya aneh,,
Apa yang kurang di hidupku? Kenapa rasanya seperti ada saja yang salah,,,
Apa yang salah?? Apa ada yang salah dengan hatiku???

Kadang rasanya aneh,,
Rasanya selalu saja ingin menyalahkan diri sendiri, sebenarnya apa aku sebodoh itu? Selalu bersalah dan berbuat salah,, ah' aku tak peduli,, aku benar-benar tak mau peduli,,,

Aku tak mau peduli,,, banyak hal tak penting yang terlalu aku pedulikan padahal aku inginnya tak peduli,,,

Cinta,,,

Kadang Hanya dengan mengingat kalau aku punya Allah, Aku punya Al'qur'an ,,, rasanya aku bisa kuat dan tegar menjalani segalanya,,,

Teka Teki

Lalu,,, siapa kamu?
siapa aku?

Kita hanyalah orang asing yang saling mengenal lewat aksara,,,
Saat berjumpa, akan kamu temui diriku yang berbeda,,,

Ketahuilah kalau aku tak pernah menutup hati,,,
hanya saja aku punya sedikit teka-teki,,,,

Jangan!!!
Jangan pergi dulu,,,
sudikah engkau sedikit bersabar memecahkannya??

Kerja tapi males ,,, :'3

Hari ini buat pertama kalinya kepala regu saya tersenyum,,,
Awakward banget kayaknya,, kepala regu saya itu pendiem dan juga keliatan serem,,  tapi kalo senyum,,, ah' gak ngerti apa yg saya rasakan,, tapi kalo di fikir-fikir ternyata kerja itu gak ada yg enak, bahkan dia yang posisinya udah kepala regu aja masih harus semangat bantuin karyawannya angkat-angkat ,,, saya yang baru kerja sebulan aja udah loyo banget,, lemes,,, lelah,, ah' apa dasarnya saya pemalas yah, jadi gampang Lesu letih lelah lemas lunglai,,, :'3 :'3

Embun

Karena aku hanyalah butiran embun pada ilalang,,,  yang saat mentari datang tubuhku akan menguap kemudian hilang,,,

Tak Kunjung Sembuh

Ada luka yang tak kunjung sembuh,,,

Ketika malam tak berujung,,,
Ketika pagi hanya menjadi tempat bermimpi,,,

Aku masih mengantuk,, bolehkan aku tidur sebentar lagi?

Ada Luka yang tak kunjung sembuh,,,

Inginku bagai angin yang berlalu,,,
Berhembus,, kemudian hilang,,,
Kemana? Entah!!!

Ada Luka yang tak kunjung sembuh,,,

Burung-burung sudah terbangun, ayam-ayam sudah berkokok,,,
Tapi aku masih terbaring dalam selimut,,

Milik tetangga?
Untung saja bukan,,,

Ini selimutku, tempat terhangat yang ku punya saat malam tak berujung, saat pagi jadi tempat untuk bermimpi...

Ini selimutku, tempat terhangat yang ku punya saat luka tak kunjung sembuh,,,

Akhwat sejati

Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul,tetapi dilihat dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Kerja di Pabrik pensil

Hari ini semua berjalan biasa.. Yang tidak biasa adalah saya kerja di tempat yang capek, padahal tadinya saya di tempatin di bagian yang enak,,, :'3
Tangannya sakit, bengkak - bengkak gara nutupin kaleng pensil,,, :'3,:'3,, hari ini padahal udah niat mau puasa kamis eh' terpaksa batal aja deh,,, soalnya capek banget, udah gitu kerjanya berdiri seharian,,, entah gimana dengan besok, dan entah gimana dengan bulan ramadhan nanti,,, Semoga Allah senantiasa melindungi saya,, aamiin,,,

Malu

Hari ini 18 Mei 2016

Hal lucu sekaligus memalukan terjadi dalam hidupku,,, aku di pulangkan dari tempat kerjaku karena terlambat,, :'(

Sedih? Tidak, aku malu,, hanya malu pada kepala regu ku,,, iya aku maluuuu sangat,,,,

Karena ini bukan kali pertama aku telat, kepala reguku juga sudah lama bersabar atas ketidak disiplinanku,,, dan kali ini benar-benar membuatku kacau dan galau,,,

Aku tahu kalau pabrik ini bukan tempat seharusnya aku berada, berkerja dan gabung dengan ibu-ibu yang hanya lulusan smp, atau berkomunikasi dengan gadis yang bangga dengan kehidupan masa muda mereka. . aku galau,, apa kabar ijazah s1 ku?? Apa kabar pendidikan ku?? Apa kabar ilmu yang aku punya dan belum jadi manfaat apa-apa. .

Menyembunyikan identitas kalau aku lulusan s1 aku tidak masalah,, masalahnya adalah ketika yang lainnya membanggakan diri mereka sedang aku terus merendah dengan segala kekuranganku terlebih lagi aku kesulitan berkomunikasi,,,

Aku bisa tersenyum pada siapapun tapi aku kesulitan berkomunikasi dengan yang lainnya, , kebiasaan ku terlalu banyak berfikir membuatku kacau. Aku eror setiap saat. Teman - temanku sangat baik. Mereka memaklumi ku. Yang tidak baik adalah aku. Usiaku 24 tahun tapi kelakuanku sangat jauh dari kata dewasa. .aku sakit , amat sakit,,,

Aku malu dengan diriku sendiri...
Aku ini memalukan...
Aku harus apa?,,
Aku tak bisa berhenti menyalahkan diriku sendiri. . .
Aku tak bisa berhenti menyalahkan kesalahan-kesalahan kecil yang aku lakukan,,,
Aku tak bisa...
Aku merasa kalau aku menjijikan. . .
Ada apa dengan psikologiku?
Ada apa dengan aku??

Ini membuatku takut. . .

Kamu

Kamu bukan lah raja dan aku bukanlah bunga yang bisa dengan mudah engkau petik lalu kau campakkan,,,

Aku tahu,, setelah layu takkan ada kumbang yang kan merayu,,,

Ah' peduli apa aku dengan kumbang-kumbang itu dan juga kamu,,

Ya, kamu,,,,

Aku tak mau peduli,,,

Mentari pagi ini tiada cerah,,, tapi aku suka,,,
Langitnya mendung,,,
Dan aku suka,,,
Sebentar lagi hujan,,,
Tentu saja aku suka,,,

Aku suka hujan,,,
Melebihi rasa suka ku kepadamu, tentu saja, , ,

Karena hujan lah aku bisa tumbuh, meski tiada yang sudi menyiramiku,,
Tentu saja,,,

Bunga liar seperti ku siapa yang peduli,,

Kamu?

Bunga di tepi jalan dan kumbang,,,

Jantungku terasa sesak,,,
Luka yang aku paksakan untuk sembuh kini menganga lagi,,,
Masih dengan pertanyaan yang sama,,,
Aku harus apa?

Layu sebelum berkembang,,,
Apa pepatah itu di tujukan untuk sebuah perasaan? Jika ya maka itulah yang kurasakan sekarang,,,

Belum mekar bunga-bunga di hatiku tapi mereka malah layu,,,
Aku masih ingat beberapa kumbang yang dulu mendekatiku dari jauh,,
Tapi setelah dekat, mereka malah menjauh,,,

Apa aku tak se elok yang mereka kira? Apa aku tak seindah yang mereka bayangkan? Mengapa setega itu para kumbang menyakiti ku,,?

Apa warnaku tak cukup menarik? Ataukah aromaku tak cukup menggoda? Belum lah si kumbang tahu bagaimana rasa madu yang ku punya mereka malah berlalu,,,

Aku sadar diri,,, diriku hanyalah bunga di tepian jalan,,, banyak orang berlalu lalang namun tak satu pun yang sudi untuk menyayang,,,

Lagi dan lagi,,,
Pertanyaan yang sama,,,
Aku harus apa???

Ah' apalah artinya aku merana,,,
Aku yakin di sisi lain Allah pasti punya rencana,,,
Yang baik di mata manusia belumlah tentu baik di mata Allah,,,

Semoga Allah senantiasa melapangkan hati ini...
Segalanya pasti sudah dalam rencana-Nya,,,

...

cukup yakin saja. Allah pasti senantiasa memberi yang terbaik untuk hambanya.. bila tidak sekarang maka mungkin di akhirat nanti.

Dear my blog,,

Hari ini lagi - lagi aku sedih,,,
Aku sudah berusaha tegar,, tapi kenapa tak bisa aku rasa bahagia??? Kenapa keadan seolah selalu bisa memaksaku? Merebut bahagiaku????

Wahai Calon Imamku Bersabarlah

Wahai calon imam yang telah aku nanti kehadirannya,,,

Hari ini aku lewati lagi satu episode yang membawaku pada kisah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya,,

Aku tidak tahu apa kisah ku kali ini akan mempertemukan kita atau justru membuat kita semakin jauh,,,

Kadang terbersit dalam benakku tentang semua rahasia Allah yang tertulis di lauhulmahfudz,,

Apa yang Allah rencanakan, apa yang Allah takdirkan,,,

Apa pun itu, yakinlah kalau Allah pasti senantiasa memberikan yang terbaik untuk hambanya, sama denganmu, aku pun disini akan meyakini demikian,, 

Bila mungkin pertemuan kita tertunda karena saat ini aku belum pantas mendampingimu,, maka aku mohon untukmu bersabarlah,, pun jika yang terjadi adalah kebalikannya maka percayalah disini aku akan senantiasa bersabar dan mendoakan kebaikanmu hingga bisa menjadi kebaikan untukku jua,,

Kutorehkan aksara ini pada malam dimana hujan menyatu dengan dinginnya angin malam,,,

Tertanda dari wanita yang senantiasa berdoa agar bisa menjadi penyejuk jiwa dan penyejuk pandanganmu,,

Entah kenapa

Aku bersyukur karena Allah selalu menjagaku, aku bahkan merasa Allah sangat baik terhadapku,,,

Apa salah kalau aku merasa diriku cukup baik untuk menjadi sebuah pilihan?
Tapi kenapa? Kenapa tidak ada laki-laki yang mau menerimaku? 

Terlepas

Tampaknya benar,, satu - satunya cara agar aku bisa terlepas dari kekangan orangtua ku hanya dengan menikah,,, aku ingin menikah. :'(

Teruntuk Cinta dalam Diam,,,

Hai, sudah lama sejak kita tak berjumpa,,Berapa tahun, aku bahkan sudah lupa,,,

Pagi ini tanpa sengaja aku temukan Foto mu lewat di beranda facebook ku,,,

Melihat foto mu aku senang tenyata kau baik-baik saja, tanpa aku,, tentu saja kau akan baik-baik saja tanpaku, lagipula siapa aku? Hanya pengagum rahasiamu,,,
Aku ingat dulu kau selalu bilang kalau kau menginginkan melati putih, ummh,, apakabar tentang istana mu itu? Apa sudah kau temukan melati putihmu?? Semoga dia seharum dan seindah khayalanmu,,,

Kau tahu? Dari dulu aku hanyalah bunga di tepi jalan, basah di guyur hujan, terbakar di sengat sinar mentari, kotor di hempas debu jalanan,,, jadi penghias singgasanamu adalah impianku, yah' impian yang perlahan mulai usang dimakan waktu,,,

Kau tak pernah melihatku ada, bahkan akupun dulu begitu terhadapmu,,,
Tapi perlahan aku melihatmu,, Tuhan memperlihatkan mahluk ciptaannya yang paling indah dan mahluk itu kamu,,

Dimataku kamu bersinar terang, selalu tersenyum pada semua orang, lucu apa adanya,, tapi dibalik itu semua kamu sama sepertiku,, kesepian,,,,

Aku ingin sekali menjadi pelipur lara mu, bersama denganmu melewati dunia yang kejam ini,,

kau tahu? Dulu aku fikir laki - laki yang cerewet dan banyak humor itu menyenangkan,,,
tapi semenjak tahu di dunia ini ada spesies laki - laki sepertimu. aku rasa laki - laki pendiam seperti kamu lebih baik,,,

Jangan khawatir,, ini hanyalah sepenggal aksaraku tentang kamu,, kau tak perlu risau aku akan memaksamu, tidak!! Bahkan menyebut namamu dalam doaku pun tak akan aku lakukan,, Tuhan selalu tahu yang terbaik untuk hambanya,,, dan aku tahu,, hadirku belum tentu baik untumu begitu pula sebaliknya,,,

jika suatu hari nanti aku jatuh cinta lagi maka ketahuilah, itu bukan karena aku telah melupakanmu, tapi karena aku terlampau lama menantimu dan kamu tak kunjung jua datang,,,

Diary Malam Ini,,,

Ya Allah,,, apa Engkau marah kepadaku,, malam ini tiba tiba saja aku teringat malam itu,, malam ketika aku berdoa sambil terisak isak pada-Mu,, aku minta agar aku lulus tes di bank danamon dan Engkau mengabulkannya,,,

Apa aku keterlaluan,, setelah kerja aku justru lupa semuanya,,, tentang perjuanganku, tentang doaku padaMu,,,

Ya Allah,,
Ampunilah dosaku,, aamiin,,  :'(

..

Impianku sederhana saja, aku ingin bahagiakan semua orang,, tapi di bahagiakan belum tentu bahagia bukan?

Terlebih saat aku tahu kalau membahagiakan diri sendiri saja aku tak mampu, bagai mana bisa aku membahagiakan orang-orang,,

.

Tidak, aku tak mau lagi membahas tentang jodoh,, aku tak mau memikirkan tentang mereka yang menginginkanku dan mereka yang menolaku,,,, akan ku biarkan waktu mengungkap segalanya. Tentang jodoh, tentang takdir yg telah tertera di lauhulmahfudz.

Pendengar setiaku hanya buku diary usang ku,, akun facebook dan blog ini,, dan aku tahu aku punya yang maha mendengar,, aku punya Allah,,

Lewat tulisan tulisan ini aku tinggalkan jejak kesakitan ku, rasa pilu, keluh kesah ku pada dunia yang menyebalkan ini. Bukan, lagi - lagi bukan karena aku putus asa hingga aku tuliskan aksara menyakitkan ini. Aku hanya lelah, aku tak tahu harus bahagia seperti apa.

Otak ku beku, aku tak bisa bedakan mana orang2 yang tulus mencintaiku dan mana orang - orang yang hanya memanfaatkan aku, ah' tidak, aku tahu , orang yang memanfaatkan itu sebenarnya tak pernah ada kalau kita benar - benar tulus. Mungkin aku kurang tulus mengahdapi orang - orang itu. Mungkin aku yang keliru mengartikan semuanya.

Jadi Aku Harus Membahas Tentang Apa??

Jadi aku harus membahas tentang apa?? Tentang cinta?? Aku tidak tahu banyak hal mengenai cinta, aku hanya tahu cinta ayah ibu , cinta keluarga, cinta sahabat dan cinta seorang hamba pada tuhan nya,,,

Aku Harus Apa...

Dear,, akhir-akhir ini aku sedih,,, mungkin aku galau berat, sebenarnya aku bingung mau berjalan ke arah mana. Aku ingin sekali jadi guru, aku ingin jadi ustadzah. Tapi tiap kali mengutarakan niatku pada ibu ku. Ibu ku tidak mengizinkan aku. Ibuku bilang gaji guru itu kecil. Aku tahu gaji guru kecil. Tapi aku senang kalau aku bisa jadi guru. Salah satu impianku yang lain adalah menjadi ustadzah. Aku ingin jadi ustadzah. . andai saja aku laki-laki mungkin aku sudah melanjutkan mencari ilmu ke pesantren. Sayangnya aku perempuan. Aku di kelilingi batasan2.

Aku ingin pintar ilmu agama. Aku ingin jadi ustadzah. Entahlah tujuanku apa, tapi rasanya hidupku akan lebih menyenangkan kalau aku di kelilingi keberkahan. Bergaul dengan orang - orang soleh dan soleha.

Aku sadar kalau selama ini aku adalah gadis penurut. Apapun yang ayah dan ibuku mau aku pasti kerjakan sekuat tenaga. Aku tak mau mengecewakan mereka. Tapi akhir-akhir ini jalannya berbeda. Aku melihat bahagia yang orangtua ku tak bisa lihat. Aku harus apa. Aku takut kalau harus berjalan tanpa restu orangtua namun aku juga tak bisa mengabulkan apa yang orangtua ku mau. Aku tak sanggup. Ibuku ingin aku jadi pegawai kantor. Tapi aku tak sanggup. Sudah banyak bulan ku lalui. Ikut tes sana sini. Aku gagal. Lagi dan lagi. Sedang ayahku ingin aku kerja di perbankan. Dari dalam hati yang terdalam aku tak mau kerja di perbankan. Aku tak mau berkecimpung dengan riba. Aku takut kalau rezeki yg masuk ke tubuhku tidak halal. Lagi -lagi aku harus apa.

Aku takut... Aku tak mau mengecewakan siapapun, termasuk mengecewakan hatiku.

Tentang Jodoh,,,

Entah bagaimana aku harus menyampaikan rinduku yang kian bergemuruh kepada calon pendamping hidupku kelak.  Kau tahu? Sekarang teman sepermainan ku sudah banyak yang telah menemukan cinta sejatinya. Hal itu makin membuatku duniaku menciut dan rasa sungkan untuk sekadar memulai percakapan dengan merekapun sering muncul. Aku takut jika obrolanku akan menjadi tidak nyambung lagi dengan mereka yang sudah memiliki kehidupan baru atau aku hanya khawatir jika akan mengganggu kesibukan mereka. Bahkan yang lebih membuatku jengah adalah ketika aku belum bisa memberikan jawaban memuaskan kepada mereka yang bertanya kapan aku akan menggenap?

Duhai calon pendampingku, laki-laki yang lembut hatinya, ku yakin bahwa hati kita sudah saling terpaut bahkan jauh sebelum kita bertemu. Sehingga ketika kelak jika kita telah dipertemukan secara tidak sengaja maka kita akan cepat mendapatkan chemistry yang sama. Merasa membutuhkan satu sama lain dan merasa nyaman jika kita saling berdekatan. Begitulah hingga kita akan membuktikan bahwa cinta sejati itu sederhana saja, tidak banyak kerumitan di dalamnya. Ingin rasanya aku menyalip jalan takdir ini untuk segera bertemu denganmu, tanpa harus bertemu dengan banyak nama lain yang hanya sekadar lewat dan membuat hatiku beberapa kali cenderung kepada mereka. Karena sesungguhnya aku tidak ingin membuatmu cemburu.

Kadang aku merasa jenuh dalam kesendirianku, melakukan segala sesuatu sendiri dan memendam keluh kesahku sendiri. Dan Sepertinya akan lebih menyenangkan jika memiliki pendengar setia yang juga merupakan belahan jiwa kita sendiri? Karena ia akan lebih memahami kita dan menerima kita tanpa syarat apapun.Namun aku percaya bahwa ini hanyalah soal jarak dan waktu, yang sedang ingin mengajak kita belajar lebih banyak tentang arti penerimaan dalam hidup. Bahwa apa yang kita anggap buruk bisa jadi justru baik untuk kita, pun sebaliknya yang kita anggap baik bisa jadi justru akan menjerumuskan. Tuhan telah menyiapkannya segalanya dengan baik, bahkan sangat baik. Jangankan tentang pertemuan kita yang sakral. Setiap hembusan nafas ini telah diatur ritmenya, sehingga kita pun tak pernah tersengal ketika menghirup oksigen.

Duhai laki-laki yang lembut tutur katanya, mungkin sebelumnya kamu tidak pernah menyangka jika wanitamu  nanti adalah adalah orang konyol dan cerewet sepertiku, setiap hari bertanya-tanya tentang bagaimana dan kapan kita akan bertemu. Aku pun akan menerima jika kelak kamu marah kepadaku, karena telah berburuk sangka kepada Tuhan. Aku takut jika kita berdua tak akan bertemu atau khawatir jika salah satu diantara kita akan direbut oleh orang lain.

Namun, kenyataannya kita tetap akan dipertemukan juga karena jodoh tidak akan tertukar.Kelak kita akan sama-sama lupa kalau dulu kita pernah sama-sama saling mencari dan pernah nyaris menyerah pada titik jenuh masing-masing. Kelak kita akan saling menemukan dan berkata cukup pada sang waktu karena kita telah mendapatkan buah atas kesabaran kita. Karena kita telah menggapai cita-cita bersama melalui doa-doa yang terpanjat dalam setiap sujud-sujud yang panjang. Terus memantaskan diri dan menunggu dengan anggun akan menjadi pilihan terbaikku kini. Karena ekspresi cinta terindah adalah lewat sang Maha Cinta itu sendiri. Semoga Tuhan senantiasa menjaga kita dan hingga waktu itu tiba.

Ini Duniaku

Ini dunia ku bukan?? Aku memgendalikan apa yang aku mau, tak perlu mengikuti apa yang mereka inginkan bukan? Aku bukan robot, aku bukan boneka, aku manusia, aku punya hati, aku yang bertanggung jawab atas sedih dan bahagianya hati ku,, lalu kenapa aku harus menuruti kemauan mereka jika itu hanya membuatku sakit??

About Love part 1

A : "kenapa kau menyukaiku?"

Q : "Entahlah, aku hanya suka saja, aku merasa nyaman bila di dekatmu, kadang aku bertanya, apa cinta bisa sesederhana itu, bila aku dengan mudah bisa menyukaimu mengapa aku tak bisa semudah itu menyukainya"

Razia kelas! isi tas siswi pintar ini membuat gurunya menangis

Nemu kisah ini di Kaskus,, ane putuskan buat share di blog ane juga buat renungan aja, barangkali bisa diambil hikmahnya,,,  :(



Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan’a’ yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang di larang di bawa ke dalam sekolah, seperti: telepon genggam yang dilengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik.

Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain.

Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya..

Semua kelas sudah dirazia, hanya tersisa satu kelas saja. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menceritakan kisah ini.

Seperti biasa, dengan penuh percaya diri tim pemeriksa masuk ke dalam kelas. Mereka lantas meminta izin untuk memeriksa tas sekolah para siswi di sana. Pemeriksaan pun dimulai..

Di salah satu sudut kelas ada seorang siswi yang dikenal sangat tertutup dan pemalu. Ia juga dikenal sebagai seorang siswi yang berakhlak sopan dan santun. Ia tidak suka berbaur dengan siswi-siswi lainnya, ia suka menyendiri, padahal ia sangat pintar dan menonjol dalam belajar..

Ia memandang tim pemeriksa dengan pandangan penuh ketakutan, sementara tangannya berada di dalam tas miliknya. Semakin dekat gilirannya untuk diperiksa, semakin tampak raut takut pada wajahnya.

Apakah sebenarnya yang disembunyikan siswi tersebut dalam tasnya?!

Tidak lama kemudian tibalah gilirannya untuk diperiksa..

Dia memegangi tasnya dengan kuat, seolah mengatakan demi Allah kalian tidak boleh membukanya!

Kini giliran diperiksa, dan dari sinilah dimulai kisahnya…

“Buka tasmu wahai putriku..”

Siswi tersebut memandangi pemeriksa dengan pandangan sedih, ia pun kini telah meletakkan tasnya dalam pelukan..

“Berikan tasmu..”

Ia menoleh dan menjerit, “Tidak…tidak…tidak..”

Perdebatan pun terjadi sangat tajam..

“Berikan tasmu..” …

“Tidak..”

“Berikan..”

“Tidak..”

Apakah sebenarnya yang membuat siswi tersebut menolak untuk dilakukan pemeriksaan pada tasnya?!

Apa sebenarnya yang ada dalam tas miliknya dan takut dipergoki oleh tim pemeriksa?!

Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih di pegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan!

Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin terkejut melihat kejadian tersebut..

Tempat itu pun berubah menjadi hening..

Ya Allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut. Apakah mungkin siswi tersebut…??

Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja..

Mereka pun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya. Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan.

Siswi tersebut memperhatikan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebencian, karena mereka akan mempermalukannya di depan umum.

Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka kepala sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja..

Kepala sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, “Apa yang engkau sembunyikan wahai putriku..?”

Di sini, dalam sekejap siswi tersebut simpati dengan kepala sekolah dan membuka tasnya.

Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto, demi Allah, itu semua tidak ada!

Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti..
Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut.

Setelah merasa tenang, siswi itu berkata, “Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku makan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini.."

"Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..," ujar siswi tersebut sambil menunduk malu.

"Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan..”

Saat itu juga semua yang hadir di ruangan tersebut tak kuasa menahan air mata, bahkan beberapa guru menangis sambil memeluk siswi tersebut.

Maka tirai pun ditutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya.

Karenanya wahai saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka.

Wajib bagi seluruh sekolah dan pesantren untuk mendata kondisi ekonomi para santri-santrinya agar orang yang ingin membantu keluarga fakir miskin dapat mengenalinya dengan baik. 



 dari cerita diatas ane dapat kesimpulan :
1. ane yakin diawal baca sekalian ngira siswi itu bawa barang terlarang, tapi ternyata kita salah, dan itulah sifat manusia, suka langsung menilai orang tanpa tahu kebenarannya, hindari ya .
2. jangan buang2 makanan!
3. jgn selalu ngeliat keatas , liat kebawah juga, masih banyak sodara2 kita yg butuh bantuan kita, sisihin sedikit rezeki kita untuk mereka

PHP,, T_T



Haha,, tampaknya aku baru saja jadi korban php. Aku kira dia sungguh-sungguh menginginkan aku, dia whatsapp aku tiap hari , whatsapp nya pun bisa di bilang cukup intim kalau hanya sebatas teman. Dia bilang kalau dia ingin bertemu denganku. Aku yang mencoba membuka hati menerima saja, aku pikir tak ada salahnya bertemu dengan dia. Tapi apa yang terjadi, saat hari H tiba, tidak ada tanda-tanda kalu dia mau menemuiku. Aku whatsapp dia tak membalas, aku coba kirim sms untuk sekedar memastikan apa kita jadi ketemuan tapi ternyata dia tidak membalas. Tanpa konfirmasi dari dia aku mana mungkin datang ketempat yang sudah kami sepakati sebelumnya. Aku pun memutuskan untuk tidak datang, rencana ketemuan kami berantakan.

Malamnya aku tak mengira dia mengirim whatsapp lagi padaku. Aku kira semuanya sudah berakhir, dia minta maaf dengan alasan tadi siang hujan deras jadi dia tak bisa datang. Aku yang baik hati ini memaklumi saja kelakuan dia. Aku fikir tak apa-apa karena tadi siang memang hujan, aku hanya kecewa dia tak ada kabar. Dia pun membuat rencana ulang untuk ketemuan lagi.

Sedih. Di rencana yang kedua pun dia tak ada kabar lagi. Entahlah padahal aku sudah sangat antusias berharap bisa berjodoh dengannya. Aku sudah menyiapkan baju terbaik yang akan ku gunakan , tapi lagi –lagi di hari H dia tak ada kabar, aku harus apa? Kecewa ku semakin menjadi, Ah’ mungkin kami tak berjodoh. Dengan mindset di kepalaku kalau dia laki-laki baik yang tak mungkin membodohi ku aku memaafkan nya lagi. 2 minggu berlalu, kami sudah tak berhubungan lagi, tapi aku tak tahu kenapa aku tiba – tiba menghubunginya lagi. Ah memang dasar aku yang bodoh. Kali ini dia beralasan katanya waktu itu dia tak datang karena dia sakit tifus. Megang hp pun tak sanggup, makanya dia tak bisa memberi kabar. Medengar kabar kalau dia sakit aku pun jadi tambah luluh. Tapi kali ini aku putuskan seolah cuek. Aku ingin dia yang terus menghubungiku. Bukan aku yang selalu menghubunginya.

Memang kami tak berjodoh, dan aku pun terlalu bodoh. Dia tak pernah menghubungiku lagi. Waktu ku lihat di komentar facebook dia menggoda banyak wanita. Dari situ aku sadar kalau ternyata aku sudah di PHPin,,   

Makin Terasa Berat

Aah , entah lah apa yang aku mau , ,, hidup ini hanya sesaat bukan , aku rasa aku sudah mempetualangi banyak perusahaan , aku telah kerja di banyak perusahaan ternama, yah walau pun hanya dengan jabatan operator produksi.
Sejujurnya saat ini aku benar-benar galau , melihat desakan orang tuaku yang ingin agar aku segera menikah , terlebih lagi umurku sudah tidak muda lagi, sudah begitu aku juga belum punya karir yang bagus, aku benar-benar bingung harus seperti apa . dunia ku makin terasa berat,, aku sudah berjuang untuk survive, tapi semakin aku coba bertahan dengan pendirianku, semakin pula aku di hempas kenyataan kenyataan menyakitkan .

Takut

Dear, Entah kenapa rasanya kepercayaan diriku berkurang, aku mulai merasa takut, sangat takut,,, aku takut gagal, aku takut jadi tak berarti dan sia sia,,, 

Menikah

Dear, sekarang jam 2 : 52 pagi,, aku galau lagi.
entahlah, ini gara2 ibuku yang seolah mendesak aku untuk segera menikah. lagi pula apa yang aku cari dihidupku ini? adik perempuanku sudah menikah. kalau aku tidak segera menikah maka tetangga-tetangga di kampung ku akan terus-terusan membicarakan aku. dan ini aib untuk kedua orang tuaku. entah apa kata tetangga-tetangga ku. aku di anggap perawan tua, di gunjingkan. dianggap terlalu pilih-pilih atau tidak laku. aku beban orang tua ku. aku bingung harus apa. orang tua ku tidak peduli dengan karir atau apapun namanya. bagi mereka akan lebih baik jika aku segera menikah. sudah setahun lebih sejak adik ku menikah dengan kekasihnya sedang aku, aku masih dengan setatus jones ku. jomblo sedari lahir. aku benar-benar bingung harus apa. aku harap aku adalah Fatimah Az-zahra, bisa menikah dengan laki -laki yang aku cintai dan mencintaiku. Ah' aku hanya wanita malang biasa. entahlah, seolah laki-laki yang akan menikahiku selalu di paksa berikir seribu kali untuk menerimaku. kadang aku tak mengerti apa yang kurang baik dari seorang Eliz. kenapa begitu sulit bagiku untuk di terima oleh seorang laki-laki yang baik hati. ataukah di dunia ini sudah tak ada lagi spesies laki-laki yang baik hati hingga tak ada seorangpun yang bisa menerima ku untuk ada disisinya. 
Jika di bilang sakit maka aku memang sakit, hatiku sakit. Pedih.

gws ,, :3

Hari ini Eliz chan lagi sakit,, eliz chan kena flu ,, moga lekas sembuh buat diriku sendiri,,,, moga bisa tetap tegar jalani hidup...

Tulang Rusuk?



Kehidupan tak pernah indah seperti di negri dongeng. Jika kau fikir bahwa kau hanya akan melewati fase menderita, jatuh cinta , menikah lalu bahagia selama lamanya maka mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk merubah mindset mu itu. belajarlah dewasa. Dunia ini kejam. Bahkan sekali pun kau menjadi manusia paling alim di muka bumi, kau tak akan pernah bisa menolak takdir. Hidup ini siapa yang tahu. Siapa yang bisa memastikan baik buruknya? Hanya Allah yang tahu maka hanya pada Allah pula lah segala kemalangan dan kesedihan bisa kita kembalikan.

Sudah satu bulan sejak aku resign dari bank Danamon. kalau di bilang tegar maka aku bukanlah gadis yang tegar. aku rapuh serapuh kayu yang lapuk. aku tak tahu harus bertahan seperti apa. rasanya aku ingin tenggelam saja dan larut dalam kesedihan. 

Aku takut. aku takut nasib malang akan menaungiku, aku takut sekali. aku takut sendirian. jika aku memang terbuat dari tulang rusuk mungkin aku sudah terlalu lama berpisah dari pemiliknya. jika aku memang tulang rusuk yang terpisah  mengapa tak ada seorang pun yang merasa kehilangan ku?

Dimana? pemilik tulak rusuk ini dimana? apa dia akan datang ? kapan ia akan datang? aku lelah menanti. aku semakin rapuh sendirian. aku semakin sesak kesakitan. . .