...

cukup yakin saja. Allah pasti senantiasa memberi yang terbaik untuk hambanya.. bila tidak sekarang maka mungkin di akhirat nanti.

Dear my blog,,

Hari ini lagi - lagi aku sedih,,,
Aku sudah berusaha tegar,, tapi kenapa tak bisa aku rasa bahagia??? Kenapa keadan seolah selalu bisa memaksaku? Merebut bahagiaku????

Wahai Calon Imamku Bersabarlah

Wahai calon imam yang telah aku nanti kehadirannya,,,

Hari ini aku lewati lagi satu episode yang membawaku pada kisah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya,,

Aku tidak tahu apa kisah ku kali ini akan mempertemukan kita atau justru membuat kita semakin jauh,,,

Kadang terbersit dalam benakku tentang semua rahasia Allah yang tertulis di lauhulmahfudz,,

Apa yang Allah rencanakan, apa yang Allah takdirkan,,,

Apa pun itu, yakinlah kalau Allah pasti senantiasa memberikan yang terbaik untuk hambanya, sama denganmu, aku pun disini akan meyakini demikian,, 

Bila mungkin pertemuan kita tertunda karena saat ini aku belum pantas mendampingimu,, maka aku mohon untukmu bersabarlah,, pun jika yang terjadi adalah kebalikannya maka percayalah disini aku akan senantiasa bersabar dan mendoakan kebaikanmu hingga bisa menjadi kebaikan untukku jua,,

Kutorehkan aksara ini pada malam dimana hujan menyatu dengan dinginnya angin malam,,,

Tertanda dari wanita yang senantiasa berdoa agar bisa menjadi penyejuk jiwa dan penyejuk pandanganmu,,

Entah kenapa

Aku bersyukur karena Allah selalu menjagaku, aku bahkan merasa Allah sangat baik terhadapku,,,

Apa salah kalau aku merasa diriku cukup baik untuk menjadi sebuah pilihan?
Tapi kenapa? Kenapa tidak ada laki-laki yang mau menerimaku? 

Terlepas

Tampaknya benar,, satu - satunya cara agar aku bisa terlepas dari kekangan orangtua ku hanya dengan menikah,,, aku ingin menikah. :'(

Teruntuk Cinta dalam Diam,,,

Hai, sudah lama sejak kita tak berjumpa,,Berapa tahun, aku bahkan sudah lupa,,,

Pagi ini tanpa sengaja aku temukan Foto mu lewat di beranda facebook ku,,,

Melihat foto mu aku senang tenyata kau baik-baik saja, tanpa aku,, tentu saja kau akan baik-baik saja tanpaku, lagipula siapa aku? Hanya pengagum rahasiamu,,,
Aku ingat dulu kau selalu bilang kalau kau menginginkan melati putih, ummh,, apakabar tentang istana mu itu? Apa sudah kau temukan melati putihmu?? Semoga dia seharum dan seindah khayalanmu,,,

Kau tahu? Dari dulu aku hanyalah bunga di tepi jalan, basah di guyur hujan, terbakar di sengat sinar mentari, kotor di hempas debu jalanan,,, jadi penghias singgasanamu adalah impianku, yah' impian yang perlahan mulai usang dimakan waktu,,,

Kau tak pernah melihatku ada, bahkan akupun dulu begitu terhadapmu,,,
Tapi perlahan aku melihatmu,, Tuhan memperlihatkan mahluk ciptaannya yang paling indah dan mahluk itu kamu,,

Dimataku kamu bersinar terang, selalu tersenyum pada semua orang, lucu apa adanya,, tapi dibalik itu semua kamu sama sepertiku,, kesepian,,,,

Aku ingin sekali menjadi pelipur lara mu, bersama denganmu melewati dunia yang kejam ini,,

kau tahu? Dulu aku fikir laki - laki yang cerewet dan banyak humor itu menyenangkan,,,
tapi semenjak tahu di dunia ini ada spesies laki - laki sepertimu. aku rasa laki - laki pendiam seperti kamu lebih baik,,,

Jangan khawatir,, ini hanyalah sepenggal aksaraku tentang kamu,, kau tak perlu risau aku akan memaksamu, tidak!! Bahkan menyebut namamu dalam doaku pun tak akan aku lakukan,, Tuhan selalu tahu yang terbaik untuk hambanya,,, dan aku tahu,, hadirku belum tentu baik untumu begitu pula sebaliknya,,,

jika suatu hari nanti aku jatuh cinta lagi maka ketahuilah, itu bukan karena aku telah melupakanmu, tapi karena aku terlampau lama menantimu dan kamu tak kunjung jua datang,,,

Diary Malam Ini,,,

Ya Allah,,, apa Engkau marah kepadaku,, malam ini tiba tiba saja aku teringat malam itu,, malam ketika aku berdoa sambil terisak isak pada-Mu,, aku minta agar aku lulus tes di bank danamon dan Engkau mengabulkannya,,,

Apa aku keterlaluan,, setelah kerja aku justru lupa semuanya,,, tentang perjuanganku, tentang doaku padaMu,,,

Ya Allah,,
Ampunilah dosaku,, aamiin,,  :'(

..

Impianku sederhana saja, aku ingin bahagiakan semua orang,, tapi di bahagiakan belum tentu bahagia bukan?

Terlebih saat aku tahu kalau membahagiakan diri sendiri saja aku tak mampu, bagai mana bisa aku membahagiakan orang-orang,,

.

Tidak, aku tak mau lagi membahas tentang jodoh,, aku tak mau memikirkan tentang mereka yang menginginkanku dan mereka yang menolaku,,,, akan ku biarkan waktu mengungkap segalanya. Tentang jodoh, tentang takdir yg telah tertera di lauhulmahfudz.

Pendengar setiaku hanya buku diary usang ku,, akun facebook dan blog ini,, dan aku tahu aku punya yang maha mendengar,, aku punya Allah,,

Lewat tulisan tulisan ini aku tinggalkan jejak kesakitan ku, rasa pilu, keluh kesah ku pada dunia yang menyebalkan ini. Bukan, lagi - lagi bukan karena aku putus asa hingga aku tuliskan aksara menyakitkan ini. Aku hanya lelah, aku tak tahu harus bahagia seperti apa.

Otak ku beku, aku tak bisa bedakan mana orang2 yang tulus mencintaiku dan mana orang - orang yang hanya memanfaatkan aku, ah' tidak, aku tahu , orang yang memanfaatkan itu sebenarnya tak pernah ada kalau kita benar - benar tulus. Mungkin aku kurang tulus mengahdapi orang - orang itu. Mungkin aku yang keliru mengartikan semuanya.

Jadi Aku Harus Membahas Tentang Apa??

Jadi aku harus membahas tentang apa?? Tentang cinta?? Aku tidak tahu banyak hal mengenai cinta, aku hanya tahu cinta ayah ibu , cinta keluarga, cinta sahabat dan cinta seorang hamba pada tuhan nya,,,