Cinta,,,

Kadang Hanya dengan mengingat kalau aku punya Allah, Aku punya Al'qur'an ,,, rasanya aku bisa kuat dan tegar menjalani segalanya,,,

Teka Teki

Lalu,,, siapa kamu?
siapa aku?

Kita hanyalah orang asing yang saling mengenal lewat aksara,,,
Saat berjumpa, akan kamu temui diriku yang berbeda,,,

Ketahuilah kalau aku tak pernah menutup hati,,,
hanya saja aku punya sedikit teka-teki,,,,

Jangan!!!
Jangan pergi dulu,,,
sudikah engkau sedikit bersabar memecahkannya??

Kerja tapi males ,,, :'3

Hari ini buat pertama kalinya kepala regu saya tersenyum,,,
Awakward banget kayaknya,, kepala regu saya itu pendiem dan juga keliatan serem,,  tapi kalo senyum,,, ah' gak ngerti apa yg saya rasakan,, tapi kalo di fikir-fikir ternyata kerja itu gak ada yg enak, bahkan dia yang posisinya udah kepala regu aja masih harus semangat bantuin karyawannya angkat-angkat ,,, saya yang baru kerja sebulan aja udah loyo banget,, lemes,,, lelah,, ah' apa dasarnya saya pemalas yah, jadi gampang Lesu letih lelah lemas lunglai,,, :'3 :'3

Embun

Karena aku hanyalah butiran embun pada ilalang,,,  yang saat mentari datang tubuhku akan menguap kemudian hilang,,,

Tak Kunjung Sembuh

Ada luka yang tak kunjung sembuh,,,

Ketika malam tak berujung,,,
Ketika pagi hanya menjadi tempat bermimpi,,,

Aku masih mengantuk,, bolehkan aku tidur sebentar lagi?

Ada Luka yang tak kunjung sembuh,,,

Inginku bagai angin yang berlalu,,,
Berhembus,, kemudian hilang,,,
Kemana? Entah!!!

Ada Luka yang tak kunjung sembuh,,,

Burung-burung sudah terbangun, ayam-ayam sudah berkokok,,,
Tapi aku masih terbaring dalam selimut,,

Milik tetangga?
Untung saja bukan,,,

Ini selimutku, tempat terhangat yang ku punya saat malam tak berujung, saat pagi jadi tempat untuk bermimpi...

Ini selimutku, tempat terhangat yang ku punya saat luka tak kunjung sembuh,,,

Akhwat sejati

Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul,tetapi dilihat dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Kerja di Pabrik pensil

Hari ini semua berjalan biasa.. Yang tidak biasa adalah saya kerja di tempat yang capek, padahal tadinya saya di tempatin di bagian yang enak,,, :'3
Tangannya sakit, bengkak - bengkak gara nutupin kaleng pensil,,, :'3,:'3,, hari ini padahal udah niat mau puasa kamis eh' terpaksa batal aja deh,,, soalnya capek banget, udah gitu kerjanya berdiri seharian,,, entah gimana dengan besok, dan entah gimana dengan bulan ramadhan nanti,,, Semoga Allah senantiasa melindungi saya,, aamiin,,,

Malu

Hari ini 18 Mei 2016

Hal lucu sekaligus memalukan terjadi dalam hidupku,,, aku di pulangkan dari tempat kerjaku karena terlambat,, :'(

Sedih? Tidak, aku malu,, hanya malu pada kepala regu ku,,, iya aku maluuuu sangat,,,,

Karena ini bukan kali pertama aku telat, kepala reguku juga sudah lama bersabar atas ketidak disiplinanku,,, dan kali ini benar-benar membuatku kacau dan galau,,,

Aku tahu kalau pabrik ini bukan tempat seharusnya aku berada, berkerja dan gabung dengan ibu-ibu yang hanya lulusan smp, atau berkomunikasi dengan gadis yang bangga dengan kehidupan masa muda mereka. . aku galau,, apa kabar ijazah s1 ku?? Apa kabar pendidikan ku?? Apa kabar ilmu yang aku punya dan belum jadi manfaat apa-apa. .

Menyembunyikan identitas kalau aku lulusan s1 aku tidak masalah,, masalahnya adalah ketika yang lainnya membanggakan diri mereka sedang aku terus merendah dengan segala kekuranganku terlebih lagi aku kesulitan berkomunikasi,,,

Aku bisa tersenyum pada siapapun tapi aku kesulitan berkomunikasi dengan yang lainnya, , kebiasaan ku terlalu banyak berfikir membuatku kacau. Aku eror setiap saat. Teman - temanku sangat baik. Mereka memaklumi ku. Yang tidak baik adalah aku. Usiaku 24 tahun tapi kelakuanku sangat jauh dari kata dewasa. .aku sakit , amat sakit,,,

Aku malu dengan diriku sendiri...
Aku ini memalukan...
Aku harus apa?,,
Aku tak bisa berhenti menyalahkan diriku sendiri. . .
Aku tak bisa berhenti menyalahkan kesalahan-kesalahan kecil yang aku lakukan,,,
Aku tak bisa...
Aku merasa kalau aku menjijikan. . .
Ada apa dengan psikologiku?
Ada apa dengan aku??

Ini membuatku takut. . .

Kamu

Kamu bukan lah raja dan aku bukanlah bunga yang bisa dengan mudah engkau petik lalu kau campakkan,,,

Aku tahu,, setelah layu takkan ada kumbang yang kan merayu,,,

Ah' peduli apa aku dengan kumbang-kumbang itu dan juga kamu,,

Ya, kamu,,,,

Aku tak mau peduli,,,

Mentari pagi ini tiada cerah,,, tapi aku suka,,,
Langitnya mendung,,,
Dan aku suka,,,
Sebentar lagi hujan,,,
Tentu saja aku suka,,,

Aku suka hujan,,,
Melebihi rasa suka ku kepadamu, tentu saja, , ,

Karena hujan lah aku bisa tumbuh, meski tiada yang sudi menyiramiku,,
Tentu saja,,,

Bunga liar seperti ku siapa yang peduli,,

Kamu?

Bunga di tepi jalan dan kumbang,,,

Jantungku terasa sesak,,,
Luka yang aku paksakan untuk sembuh kini menganga lagi,,,
Masih dengan pertanyaan yang sama,,,
Aku harus apa?

Layu sebelum berkembang,,,
Apa pepatah itu di tujukan untuk sebuah perasaan? Jika ya maka itulah yang kurasakan sekarang,,,

Belum mekar bunga-bunga di hatiku tapi mereka malah layu,,,
Aku masih ingat beberapa kumbang yang dulu mendekatiku dari jauh,,
Tapi setelah dekat, mereka malah menjauh,,,

Apa aku tak se elok yang mereka kira? Apa aku tak seindah yang mereka bayangkan? Mengapa setega itu para kumbang menyakiti ku,,?

Apa warnaku tak cukup menarik? Ataukah aromaku tak cukup menggoda? Belum lah si kumbang tahu bagaimana rasa madu yang ku punya mereka malah berlalu,,,

Aku sadar diri,,, diriku hanyalah bunga di tepian jalan,,, banyak orang berlalu lalang namun tak satu pun yang sudi untuk menyayang,,,

Lagi dan lagi,,,
Pertanyaan yang sama,,,
Aku harus apa???

Ah' apalah artinya aku merana,,,
Aku yakin di sisi lain Allah pasti punya rencana,,,
Yang baik di mata manusia belumlah tentu baik di mata Allah,,,

Semoga Allah senantiasa melapangkan hati ini...
Segalanya pasti sudah dalam rencana-Nya,,,