my sad letter

Hi' 
Teruntuk diriku sendiri .. 
Sudah lama aku tidak membuat surat untuk diriku sendiri .. 
Kau tahu .. 
Usiaku sudah 30 tahun sekarang . Waktu benar-benar cepat berlalu . Aku semakin tua.. 
Apa aku pernah cerita?? Ada seorang lelaki yang pernah menangis didepanku waktu smA karena gak punya banyak uang saat study tour. Minggu ini dia akan menikah .   
Dia sudah sukses sekarang jadi karyawan perbankan . Otak dia memang lebih pintar dibanding aku. Dia juga jago sosialisasi dibanding aku. Aku sekarang berada jauh di level dia. 
Menangis didepanku lagi? Itu cerita 12 tahun yang lalu .. kurasa semua kenangan telah benar-benar pudar di ingatan kami berdua. 
Dia bertemu banyak orang menwhile aku masih malu dan takut bertemu orang-orang. 

Kau tahu .. 
Selain usiaku yang bertambah aku masilah gadis yang bodoh. . 
Banyak hal yang aku tahu tapi lebih banyak hal lagi yang tidak aku mengerti. 
Saat buka facebook hatiku rasanya sesak . Semua postingan ku tak berguna karena teman-teman sebayaku menjalani fase mereka yang bahagia. 
Menikah, punya anak , karir bagus . Kehidupan yang nampak mulus bak jalan tol sedang hidupku rasanya penuh kerikil bahkan meski naik kendaraan pun mungkin ban kendaraan ku bisa bocor dan betus di jalan. 
Tapi hal yang paling aneh . Meski aku terengah-engah setengah mati rasanya hatiku tak mau mati apalagi menyerah begitu saja .. 
Sebenarnya ada banyak hal yang ingin kulakukan . Entah kenapa aku merasa waktu yang kumiliki sangat sedikit aku masih ingin melakukan begitu banyak hal. Menyenangkan? Kurasa hal yang ingin kulalukan bukan hal2 yang menyenangkan .tapi hal itu membuatku merasa lebih berarti menjadi manusia seutuhnya. 

Ah' 
Aku merancau dan tak tahu arah tulisanku .. tiba-tiba moodku juga memburuk. 
Kurasa tulisanku cukup sampai disini. 

Sampai bertemu lagi diriku yang lainnya yang selalu aku sembunyikan dari banyak orang.