Story

Akhir-akhir ini ada cowok yang kata kakak dan emak saya sih baik. dia sering lewat depan rumah. tiap dia lewat emak sama kakak saya pasti heboh .. "lis, lis tuh dia lewat" sebenernya lucu sih. kok bisa-bisanya mereka pengen banget ngejodohin saya sama cowok itu. dan anehnya emak saya suka banget sama dia. padahal dia orang lampung gak satu suku dengan saya. kerjaan juga bisa dibilang gak jelas.

saya belum pernah liat dia. entah dia udah pernah liat saya atau belum. kayaknya dia juga masih nebak-nebak saya seperti apa. terlebih lagi saking pemalunya saya jarang banget keluar rumah..

dia sempet sih minta no.hp saya ke kakak saya tapi pas dia sms gak saya bales , jahat bgt. . pasti dia anggepnya saya sombong. . .

kadang rasanya aneh, apalagi masalah jodoh. sejujurnya hati ini udah lelah banget. apa susahnya sih menerima, barang kali jodoh. tapi kalau ingat episode-episode dimana ketika ketemuan cowok yang nemuin saya ninggalin saya gitu aja. rasanya sakit. berasa gak guna dan gak berharga jadi manusia. kadang mikir apa yang salah dengan diri saya kenapa laki-laki yang setelah ketemuan dengan saya mereka gak mau lagi berhubungan dengan saya dan bahkan memutuskan kontak dan silaturahmi.
tapi hidup harus tetap berlanjut.
kalo jodoh gak akan kemana. insyaAllah. . .

Teruntuk Diriku Sendiri, Ada Maaf Di Seperempat Abad

Teruntuk diriku sendiri,,
Apa kabar??
Tak perlu kau jawab, karena aku tahu betul keadaan mu saat ini..

Bagaimana hari-harimu?
Bersyukurlah, meski tidak selalu senang nyatanya kamu tidak pernah merasa kurang. .
Diluar sana ada banyak orang yang bahkan untuk makan pun mereka rela berbuat curang. Iya, curang , melakukan perbuatan haram hanya demi lembaran uang.

Seperempat abad hampir lewat. Bagaimana perasaanmu?
Aku tahu ada banyak hal yang sulit kamu capai..
Mulai dari karir yang berjalan lambat sampai jodoh yang tak kunjung datang diwaktu yang sudah tepat.
Jangan sedih. .
Aku tahu kamu sudah berjuang sejauh ini..
Berkutat pada banyak tempat menghabiskan banyak tekat dan nekat..

Sesak ..
Bukan hanya satu kali. Berulang kali rasa ini menyeruak..
Tapi tak apa, aku masih baik-baik saja..
Sejauh kau tetap menjagaku untuk tetap dalam perlindungan-Nya.

Wahai diriku sendiri. .
Janganlah engkau takut.
Sepanjang kita di jalan yang benar seberat apapun cobaan yang datang menjalar aku akan senantiasa berusaha untuk tegar. Demi aku, demi kamu diriku sendiri..

Jangan sedih,,
Tidak ada yang sia-sia, seperempat abadmu pun tak akan sia-sia..
Bukan kah sudah janji Allah bahwa tiap orang akan menuai apa yang dia tanam. .
Bersabarlah, tetaplah istiqomah dalam kebaikan. . jika kamu merasa sepi tidak punya tempat berbagi. Tenanglah, ada aku dirimu sendiri dan ada Allah yang akan dengan setia menemani. . Allah maha pengasih, Allah maha penyayang. Allah pasti mengasihi dan menyayangi sepanjang kamu berada dalam garis-garis yang di perintahkannya.

Wahai diriku sendiri bersabarlah..
Allah tak meminta apapun dari kamu, cukup sabar dan sholat. Jadikanlah ia sebagai penolongmu maka Allah akan senantiasa menemanimu dalam setiap kesedihan dan kesulitan yang kau dera.

Hari ini tepat seperempat abad sembilan bulan engkau menginjakan kaki di dunia ini? Syukuri dan jalani. Semoga Allah senantiasa meridhoi.
Bersabarlah
Dari dirimu sendiri.

Usai

Sudah tidak ada lagi kata la tahzan sudah tak ku temukan lagi kesedihan..
Engkau kembali menjadi sosok yang tak ku kenal.
Lagi..

Bahagia tersirat dari wajahmu,,
Siapa yang tak bahagia. Setelah sekian lama menanti akhirnya kau temukan sang pujaan hati . .

Ah' aku bosan. . entah mengapa puisiku selalu mengaksarakan kamu..
Ya . . kamu..
Lagi.. Dan lagi..
Aku bosan ..

Kau sudah bahagia dengan dia..
Tidakah kisah ini telah usai ..
Melati yang kau nanti kini telah hadir sebagai pujaan hati. Doa mu terkabul..
Tuhan menitipkan melati itu kepadamu.
Jaga dia baik-baik.
Dia lah bahagiamu.
Melihatmu bahagia, percayalah disini pun aku bahagia.

Tertanda
secret admirer..

Usai

Sudah tidak ada lagi kata la tahzan sudah tak ku temukan lagi kesedihan..
Engkau kembali menjadi sosok yang tak ku kenal.
Lagi..

Bahagia tersirat dari wajahmu,,
Siapa yang tak bahagia. Setelah sekian lama menanti akhirnya kau temukan sang pujaan hati . .

Ah' aku bosan. . entah mengapa puisiku selalu mengaksarakan kamu..
Ya . . kamu..
Lagi.. Dan lagi..
Aku bosan ..

Kau sudah bahagia dengan dia..
Tidakah kisah ini telah usai ..
Melati yang kau nanti kini telah hadir sebagai pujaan hati. Doa mu terkabul..
Tuhan menitipkan melati itu kepadamu.
Jaga dia baik-baik.
Dia lah bahagiamu.
Melihatmu bahagia, percayalah disini pun aku bahagia.

Tertanda
secret admirer..

Jauh

Kali ini aku kalah lagi ..
Ya , lagi, setelah sebelumnya aku hanya bisa menjadi pecundang sedang kamu mulai beranjak untuk menang. .
Pernah aku berkata.. Kelak kan ku buat engkau mencinta dan cinta pun pasti menyatu menjadi kita..
Aku salah, aku kalah..
Kamu terlalu jauh. . jarak yang engkau tempuh tak mampu aku rengkuh. Meski kian kukuh kucoba untuk menyentuh.. Dirimu menghindar dan kian menjauh.. Aku jenuh hati ku kian merapuh..

Seperti berada di alam yang berbeda..
Meski aku selalu merasa dekat, nyatanya diriku tak pernah bisa engkau lihat..
Sedikit saja. Sebentar. Aku ingin engkau tahu, aku berada disini tepat di sampingmu. Menatapmu. Mengerti tiap derita yang kau rasa. Merasa tiap lara yang kau dera..  ..

15 agustus 2017
Aku menemukan mu bahagia bersama bidadarimu..
Aku bahagia melihat sosokmu yg tersenyum penuh suka..
Aku bahagia. Karena akhirnya aku sadar dimana selama ini aku telah berada..
Aku telah menetap di tempat yang jauh, amat jauh jika di ukur dari hatimu..

Aku Takut, Aku Sakit, Aku Punya Allah

Rasanya sakit ..
Gak tau harus cerita ke siapa, di pendam sendiri pun gak enak..
Curhat sama Allah udah cuma rasanya masih sesak nyimpen rasa hanya diri ini dan Allah yang tahu...

Sejujurnya tahun ini aku ingin sekali menyerah, segalanya terasa begitu berat.. Aku tak bisa bayangkan akan ada hal baik yang menghampiri. Semuanya terasa gelap.

Aku telah mengutarakan segala keinginan ku pada Allah. Aku tahu itu cukup. Ya, Allah pasti tunjukan jalan terbaiknya untuk ku. Aku percaya hanya saja aku masih punya rasa takut di hatiku. Tapi bukankah jika yakin bahwa kita sentiasa bersama Allah kita tak perlu takut pada apapun? Ada Allah yang menjamin lalu apa yang di takutkan?? Tidak kah rasa takut itu adalah tanda bahwa aku sebenarnya tak mempercayai kebesaran Allah?? Astaghfirullah..
Aku masih ingin berjuang.. Aku tak boleh takut pada apapun karena aku punya Allah.. Meski sesak dengan cacian, aku tak mau patah arang. Semoga Allah senantiasa merahmati kehidupan ku . aamiin . 

Hidupku

Namun hidup itu hanya sebentar..
Melewati seperempat abad dengan begitu cepat. Menyaksikan waktu yang tak pernah mau menunggu.
Hari-hari berganti.
Matahari yang bersinar pagi ini mungkinkah sama dengan kemarin?
Bahkan diriku saat ini pun bukan lagi aku yang kemarin.
Aku bertanya bagaimana bisa dengan santainya melewatkan hari yang "ku anggap" sama ? Padahal ada banyak hal yang tak lagi sama.

Ukhti yg baik

Karena ukhti yang baik akan senantiasa meringankan maharnya,,
Ia tak pernah tergoda dengan gemerlapnya perhiasan dunia,,
Karena dirinya sendiri adalah sebaik-baik perhiasan itu❤❤