Akhirnya dia juga pergi

Aku gak butuh dia.
Aku mungkin sempat nyaman, sempat berharap… tapi sekarang aku sadar:
yang datang lalu pergi bukan tempatku bersandar.

Aku cukup. Tanpa dia.
Aku berharga, bahkan saat dia gak melihatnya lagi.
Perhatian dia manis, tapi kepergiannya membuka mataku—
aku layak dicintai oleh orang yang STAY, bukan yang hanya mampir lalu kabur.

Hari ini aku sedih, tapi setiap air mata bikin aku makin tahu:
hati ini terlalu istimewa buat orang yang cuma numpang lewat.

Jadi, aku lepaskan dia.
Bukan karena aku kalah,
tapi karena aku menang…
dari rasa yang gak layak aku pertahankan.