Kadang, aku merasa
dunia ini terlalu ramai untuk suara sekecil ini.,,
Namun juga terlalu sunyi
untuk jiwa yang haus dimengerti.,,,
Apakah arti keberadaan,
jika pagi datang dan malam pergi
tapi aku tetap di tempat yang sama—
secara raga,,,
tapi tidak lagi sebagai orang yang kemarin?
Aku bertanya pada bayang-bayang sendiri,,,
adakah versi diriku
yang tidak terbentuk dari luka dan harapan orang lain?
Mungkin kita semua hanyalah
jejak-jejak kaki di pasir,
yang menanti ombak untuk menghapus—
bukan karena tak berarti,
tapi karena kefanaan adalah bagian dari keindahan.,,,
Dan dalam kefanaan itu,
aku belajar…
bahwa tidak semua harus dimengerti,
tidak semua harus ditemukan.
Beberapa hal hanya perlu dirasakan,
seperti angin,,,
seperti hening,,,
seperti keberadaan yang tak butuh pengakuan...