Sepi

Dan tiba-tiba duniaku jadi sepi.
Hari ku jadi sunyi,
langit pun enggan berseri,
sejak kau pergi tanpa pamit lagi.

Bayanganmu masih berbisik di dinding,
namamu menyisa dalam hembus angin.
Tak ada tawa, tak ada peluk,
hanya hening yang memeluk.

Kupanggil namamu dalam diam,
tapi gema pun tak sudi menjawab salam.
Seakan semesta ikut menjauh,
menyisakan aku, dan rindu yang runtuh.