Yang terlewatkan

Dear,,, banyak hal yang sudah terlewati. .
Sekarang aku ada dimana?,, entah. .
Terus-terusan mengejar yang menjauh. . .
Sedang usia ku semakin tua. .

Tidak semua hal harus berjalan sesuai keinginanku bukan?
Banyak hal yang tak sama dengan ingin ku..
Kenapa aku kesal?
Kenapa aku harus kesal?
Bukankah akan lebih baik kalau tidak merasakan apa-apa saja sekalian.
Bahagia itu apa?,, harus sedih yang bagaimana agar bahagia?

Sebentar lagi akan menginjak 25 tahun. .
Itu usiaku,, seperempat abad tanpa tahu apa itu dicintai dan mencintai..

Apa aku satu-satunya gadis yang merasakan ini? Aku harap ini bukan kutukan. Sementara di satu sisi aku merasa jadi gadis yang paling malang sedang mungkin kah di luar sana ada orang yang ingin ada di posisi ku??
Ah' mana mungkin. .

Bertahan

Beberapa saat lamanya aku seperti zombie yang berjalan tanpa nyawa. Semua aktivitas kujalani hanya karena butuh saja — bukan karena ingin melakukannya.

Tapi keadaan membuatku bertahan di tengah keterbatasan. Aku memang pernah remuk redam, tapi kini kubuktikan — aku bertahan.

Batasan

Dan pada akhirnya aku hanyalah orang lemah yang berlagak kuat,,,
Jangankan melampaui mu, melampaui batasanku saja aku tak mampu. . .

Pria Bermata Teduh

Deary my blog...

Tiba-tiba saja jadi teringat pada seorang pria bermata teduh yang aku temui kala itu, aku sudah lupa wajahnya, aku hanya ingat kalau dia bersikap aneh di depanku. . . sikapnya aneh tapi aku suka,, andai waktu mempertemukan kami sedikit lebih lama, ya, aku ingin waktu mentoleransi ku. . membiarkan kami bercakap-cakap lebih lama lagi, membiarkan kami sedikit lebih mengenal. .
Sebentar saja,,,
Aku ingin mengenalnya...

Aku tahu dia tertarik kepadaku. Aku yakin. Amat yakin. Tidak, ini pasti bukan perasaan ku saja. . karena aku bisa membacanya, membaca dari tatapan mata teduhnya. Tatapan yang selalu aku nanti kehadiranya. Tatapan dingin tapi menghangatkan. . tatapan yang menjadi candu hingga aku merindu.

Dia dingin . . Entah kenapa aku selalu suka cowok dingin. . . melihat laki-laki yang sedih dan kesepian seperti itu rasanya ingin sekali selalu menghiburnya.. Pasti menyenangkan kalau bisa buat orang seperti dia tersenyum. . .

Aku senang kalau bisa menolong orang, meski pada kenyataannya aku lebih butuh di tolong . . aku lebih butuh senyuman itu. Ah' peduli apa dengan senyumanku. . melihat orang lain bahagia aku pun pasti bahagia.

Munafik?
Hahaha,,,  "munafik" yah!! Apa perasaan seperti ini munafik namanya atau ini hanya sekedar naif belaka.

02

Dear my blogy,,,

Kadang rasanya aneh,,,
Kenapa yah hatiku selalu saja merasa sesak??? Apa karena aku kurang syukur??

Kadang rasanya aneh,,
Apa yang kurang di hidupku? Kenapa rasanya seperti ada saja yang salah,,,
Apa yang salah?? Apa ada yang salah dengan hatiku???

Kadang rasanya aneh,,
Rasanya selalu saja ingin menyalahkan diri sendiri, sebenarnya apa aku sebodoh itu? Selalu bersalah dan berbuat salah,, ah' aku tak peduli,, aku benar-benar tak mau peduli,,,

Aku tak mau peduli,,, banyak hal tak penting yang terlalu aku pedulikan padahal aku inginnya tak peduli,,,