Akulah kesatrianya

Ku fikir kau akan mencinta, namun ternyata kau hanya iba.
Aku adalah seorang melankolis akut. Tak ada sehari pun yg terlewat tanpa air mata. Aku suka menangis. Ya. Menangis seolah menjadi candu. Bagiku sedikit banyak air mata mampu melerai cobaan.

Cengeng,,, !!! Katamu  aku begitu.
Dari situ aku tahu. Kau tidak pernah benar-benar mengenal aku. Lalu bagaimana bisa cinta? Sedang mengenalku pun kamu tidak?? Kamu sama saja dengan yg lain.. Ya, sama. Kalian semua sama saja.

Tidak kah kamu dan mereka tahu kalau aku bukanlah gadis yg cengeng..
Air mata ku adalah peluru ketika cobaan kian memburu. Air mataku adalah asa ketika hati mulai mati rasa.
Aku mandiri. Aku bisa hidup sendiri, tanpa pangeran atau kuda putihnya. Tanpa perlu berhayal akan peri dan sihir sihirnya.
Akulah kesatrianya.
Akulah kesatria wanita yg akan dengan gagah berdiri menantang hari.
Jangan,,,
Jangan pernah melihat jika hanya kau gunakan mata mu itu. Gunakanlah hatimu dan kau akan tahu bahwa aku lebih kuat dari apa yg terlihat.

And I will become stronger,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar