PHP,, T_T



Haha,, tampaknya aku baru saja jadi korban php. Aku kira dia sungguh-sungguh menginginkan aku, dia whatsapp aku tiap hari , whatsapp nya pun bisa di bilang cukup intim kalau hanya sebatas teman. Dia bilang kalau dia ingin bertemu denganku. Aku yang mencoba membuka hati menerima saja, aku pikir tak ada salahnya bertemu dengan dia. Tapi apa yang terjadi, saat hari H tiba, tidak ada tanda-tanda kalu dia mau menemuiku. Aku whatsapp dia tak membalas, aku coba kirim sms untuk sekedar memastikan apa kita jadi ketemuan tapi ternyata dia tidak membalas. Tanpa konfirmasi dari dia aku mana mungkin datang ketempat yang sudah kami sepakati sebelumnya. Aku pun memutuskan untuk tidak datang, rencana ketemuan kami berantakan.

Malamnya aku tak mengira dia mengirim whatsapp lagi padaku. Aku kira semuanya sudah berakhir, dia minta maaf dengan alasan tadi siang hujan deras jadi dia tak bisa datang. Aku yang baik hati ini memaklumi saja kelakuan dia. Aku fikir tak apa-apa karena tadi siang memang hujan, aku hanya kecewa dia tak ada kabar. Dia pun membuat rencana ulang untuk ketemuan lagi.

Sedih. Di rencana yang kedua pun dia tak ada kabar lagi. Entahlah padahal aku sudah sangat antusias berharap bisa berjodoh dengannya. Aku sudah menyiapkan baju terbaik yang akan ku gunakan , tapi lagi –lagi di hari H dia tak ada kabar, aku harus apa? Kecewa ku semakin menjadi, Ah’ mungkin kami tak berjodoh. Dengan mindset di kepalaku kalau dia laki-laki baik yang tak mungkin membodohi ku aku memaafkan nya lagi. 2 minggu berlalu, kami sudah tak berhubungan lagi, tapi aku tak tahu kenapa aku tiba – tiba menghubunginya lagi. Ah memang dasar aku yang bodoh. Kali ini dia beralasan katanya waktu itu dia tak datang karena dia sakit tifus. Megang hp pun tak sanggup, makanya dia tak bisa memberi kabar. Medengar kabar kalau dia sakit aku pun jadi tambah luluh. Tapi kali ini aku putuskan seolah cuek. Aku ingin dia yang terus menghubungiku. Bukan aku yang selalu menghubunginya.

Memang kami tak berjodoh, dan aku pun terlalu bodoh. Dia tak pernah menghubungiku lagi. Waktu ku lihat di komentar facebook dia menggoda banyak wanita. Dari situ aku sadar kalau ternyata aku sudah di PHPin,,   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar