Manusia memang ditakdirkan berubah. Seperti pemikiran dari penulis favorit saya, bahwa ketika manusia tidak berubah, maka ia akan digerus oleh perubahan itu sendiri. Ia akan ditampar oleh ombak-ombak kehidupan. Ia akan dipaksa untuk menyesuaikan dengan alam. Keabadian hanyalah ilusi otak untuk menimbulkan perasaan nyaman yang terkadang mematikan.
Seperti itulah kita. Seperti itulah manusia. Tak ada yang menjamin hari esok kita masih berpegangan tangan, atau buku jari sudah terkepal.
Inilah proses alam. Walau berat, nikmati saja.
Selamat beristirahat, Dancing Queen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar