Setiap orang pasti pernah punya kesalahan bukan ?,
Terus berkutat dan tenggelam karena masa lalu pun ga akan
ada gunanya juga kan ?
Dari dulu aku terus bertanya tentang kehidupan ini, ketika
tahu kalau ternyata banyak yang bertanya tentang kehidupan, aku berhenti
bertanya, aku tak mau sama dengan orang –orang, tapi ternyata aku salah, aku
tak menemukan jawaban ketika aku berhenti bertanya, hidup ini apa, aku harus
bahagia seperti apa.
Waktu terus berjalan, ia tak pernah mau berkompromi dengan
ku. Bahkan ketika aku ingin sekali agar ia berhenti sejenak dan menungguku
sebentar saja, ia tak mau. Sebertar saja agar lukaku sedikit sembuh. Ia tak
bisa menunggu. mungkin ia tahu kalau lukaku teramat dalam, dalam sekali hingga
mungkin bukan sebentar waktu yang aku butuhkan, aku butuh waktu yang cukup
lama, cukup lama untuk ditunggui.
Entah berapa lama waktu yang aku habiskan untuk teggelam dalam
kesedihan ku yang mendalam ini. Aku tak tahu apa yang hilang dari hidupku. Aku
punya orang tua utuh, aku bisa dapatkan cinta kalau aku mau. Asalkan tidak
memilih, cinta bukanlah hal sulit dalam hidupku. Meski tak sempurna dimata
orang lain, aku punya kehidupan yang sempurna dalam batasanku.
Sejujurnya aku tak mengerti tentang hati ku yang mulai
membeku akhir-akhir ini. Aku fikir aku hanya butuh waktu sedikit saja untuk
sendiri. Untuk sekedar melelehkan hatiku yang mulai membiru. Tapi ternyata
entah sudah berapa lama, luka ku tak juga sembuh jangan kan meleleh, hatiku
bertambah beku dan biru, semakin lama semakin bertambah. Mungkin sekarang
sedang memar. Dan entah bagaiman caraku menyembuhkannya.
Aku selalu yakin kalau aku punya Allah, namun. Apa yakin
saja cukup? Ah ibarat kapal mungkin kapalku ini sedang oleng. Aku tak bisa
kendalikan kemudi. Aku kehilangan arah dan tujuan. Kemana aku harus melangkah?
Ada yang salah dengan hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar